Stellar (XLM) kehilangan 5% nilainya, sementara indikator menunjukkan potensi kerugian lebih lanjut.
Artikel ini menyelidiki apakah Stellar (XLM) adalah pilihan investasi yang baik untuk April 2025.
Stellar (XLM) mengalami kenaikan 6% minggu ini, namun adanya bearish divergence bisa menandakan pembalikan di masa depan.
Harga Stellar (XLM) mendekati death cross, dan pemulihan nampaknya tidak pasti.
Stellar (XLM) melejit 10% akibat dominasi pembeli.
Litecoin, Stellar, dan Sui sedang menjadi sorotan berkat potensi pertumbuhan luar biasa di dunia kripto.
Harga Stellar (XLM) meningkat 12% dengan volume perdagangan mencapai US$1,75 miliar, menandakan lonjakan signifikan di pasar.
Analisis terbaru mengungkap syarat penting agar harga Stellar (XLM) bisa mencapai US$0,583.
Stellar (XLM) melonjak 34% minggu ini, tapi ada tanda momentum bullish akan memudar. Perhatikan pergerakan selanjutnya!
Stellar (XLM) ngacir lagi nih! Dalam 24 jam terakhir, kapitalisasi pasarnya naik 16%, nyentuh angka US$13 miliar. Pendukung Stellar pasti pada seneng nih melihat kenaikan ini.
Stellar dan Fonbnk membuka akses USDC untuk pengguna SIM prabayar di Afrika. Transformasi kredit airtime jadi stablecoin sederhana lewat blockchain Stellar.
Harga Stellar melonjak 6% dengan tanda kenaikan tren. Rebound ini menggoda pedagang mencari keuntungan.
FX Guys ($FXG) semakin mendekati posisi Top 100 kripto, mengancam dominasi pasar Stellar. Dengan model Trade2Earn dan program inovatif lainnya, proyek PropFi ini membangun popularitas berkat fokus pada inovasi dan utilitas.
Stellar (XLM) berisiko kehilangan kapitalisasi pasar US$10 miliar. Faktor-faktor tertentu bisa menyebabkan nilai kapitalisasi pasar ini berkurang drastis. Namun, ini belum tentu negatif bagi XLM. Pengguna harus siap menghadapi perubahan volatilitasi pasar ini.
Harga Stellar XLM mulai menunjukkan tanda kehidupan, meskipun ada pola bearish yang mengkhawatirkan. Investor mungkin optimis untuk pergerakan harga yang lebih baik.
Koin utilitas seperti Stellar (XLM) dan VeChain (VET) mengalami pertumbuhan pesat selama lonjakan pasar kripto yang dipimpin Bitcoin. Meskipun Bitcoin mencapai $100.000, XLM dan VET menawarkan kenaikan yang lebih tinggi dalam persentase, menarik perhatian komunitas kripto.
Beberapa altcoin mengalami kenaikan harga lebih dari 250% dalam 30 hari terakhir, memicu antusiasme dan pertanyaan di kalangan investor tentang keberlanjutan tren ini.
Di tengah penurunan pasar global, Stellar (XLM) dan Tron (TRX) menunjukkan sinyal beli dengan potensi besar menurut indikator teknikal.
Harga Stellar (XLM) mengalami pelemahan meski sebelumnya mencatatkan reli bulanan sebesar 459%.
Harga Stellar (XLM) mungkin tertunda untuk kembali ke US$0,70 untuk saat ini.
Open interest Stellar (XLM) turun US$130 juta setelah lonjakan harga.
Setelah kenaikan besar 94% dalam seminggu, momentum bullish harga Stellar (XLM) mulai memudar.
Pasar kripto mengamati XLM, DOT, dan TIA. XLM menunjukkan tren bullish, DOT berada dalam konsolidasi sambil menghadapi resistance, dan TIA dalam kondisi tidak pasti meskipun mengalami volatilitas.
Stellar (XLM) mengalami reli 69% menuju all-time high US$0,91.
XRP dan Stellar (XLM) mengalami lonjakan signifikan di pasar kripto. XLM melonjak ke lima besar aset digital berdasarkan kapitalisasi pasar, sementara XRP menempati posisi keenam, berambisi masuk lima besar.
Altcoin seperti Cardano, Stellar, XRP, dan Polkadot melonjak kembali, mengamankan tempat di 15 besar. Bitcoin dan Ethereum juga menunjukkan tren naik signifikan.
Harga Stellar (XLM) melonjak 20%, mencapai level tertinggi sejak 2021.
Bitcoin mencapai $99.000, mendorong lonjakan altcoin seperti Cardano dan XRP. Pertanyaannya adalah apakah stabilitas Bitcoin di $95K dapat mempertahankan momentum ini.
Prediksi harga Stellar (XLM) untuk tahun 2024-2030 memperkirakan apakah XLM akan segera mencapai $1.
Harga Stellar (XLM) melonjak 30% berkat hubungannya yang kuat dengan XRP.
Stellar naik 32% dalam satu hari, memicu spekulasi apakah XLM akan menyusul Ripple. Artikel ini membahas prediksi harga terbaru dan level kunci yang harus diperhatikan bagi investor crypto.
CTO Ripple menjelaskan alasan pengecualian Jed McCaleb dari gugatan SEC. "Digital Asset Investor" mempertanyakan pengecualian ini di X. McCaleb adalah pendiri proyek blockchain, Stellar.